Daftar Berita

Aktivitas Jumat, 29 Juli 2022

Hasil Pengamatan Menjelang Muharram 1444 H/2022 M

Menjelang pengamatan hilal Muharram 1444 H, yakni tanggal 29 Juli 2022, Observatorium Bosscha berhasil mengamati sabit bulan muda sejak pagi hingga tengah hari. Beberapa citra berhasil didokumentasikan menggunakan teleskop yang dilengkapi dengan baffle (instrumen untuk mengurangi cahaya matahari yang masuk ke teleskop).

Rilis Pers Selasa, 26 Juli 2022

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Muharram 1444H/2022M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Setiap tahunnya, Observatorium Bosscha menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal bulan Hijriah, salah satunya Muharram, bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Observatorium Bosscha akan menyelenggarakan rangkaian pengamatan bulan sabit, salah satunya pada tanggal 29 Juli 2022 yang merupakan penanda beralihnya bulan Dzulhijjah 1443 H ke bulan Muharram 1444 H.

Aktivitas Rabu, 29 Juni 2022

Hasil Pengamatan Sabit Bulan Baru Dzulhijjah 1443 H/2022 M

Menjelang pengamatan hilal Dzulhijjah 1443 H, yakni tanggal 29 Juni 2022, Observatorium Bosscha berhasil mengamati sabit bulan muda yang berusia sekitar 6 jam. Citra ini didapatkan pada pukul 15.54 WIB menggunakan teleskop yang dilengkapi dengan baffle (instrumen untuk mengurangi cahaya matahari yang masuk ke teleskop).

Rilis Pers Selasa, 28 Juni 2022

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Dzulhijjah 1443H/2022M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Setiap tahunnya, Observatorium Bosscha menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Observatorium Bosscha akan menyelenggarakan rangkaian pengamatan bulan sabit, salah satunya pada tanggal 29 Juni 2022 yang merupakan penanda beralihnya bulan Dzulqa’dah ke bulan Dzulhijjah 1443 H.

Aktivitas Jumat, 27 Mei 2022

Pelaksanaan Seminar Astronomi “Perlukah Bergabung dengan VLBI Global Observing System (VGOS)”

Astronomi memiliki banyak sekali peluang untuk dapat dikolaborasikan dengan beragam keilmuan lain. Salah satunya adalah kolaborasi antara astronomi radio dengan geodesi yang dapat tercapai melalui proyek VGOS (VLBI Global Observing System). Berkaitan dengan hal ini, Observatorium Bosscha menyelenggarakan seminar yang bertajuk “Perlukah Bergabung dengan VLBI Global Observing System?” dan diisi oleh Prof. Dr. Taufiq Hidayat.

Aktivitas Jumat, 20 Mei 2022

Pengamatan Konjungsi Mars dan Saturnus, Venus dan Jupiter

Pada bulan April dan Mei 2022, langit malam dihiasi oleh parade planet-planet yang dapat diamati langsung dengan mata telanjang. Tidak hanya muncul sebagai penghias langit, planet pun tampak berada pada posisi yang istimewa di langit. Salah satu fenomenanya dikenal sebagai konjungsi, yaitu saat dua objek berada pada jarak terdekatnya di langit. Peristiwa konjungsi Mars dan Saturnus teramati pada 5 April 2022. Konjungsi lainnya adalah Jupiter dan Venus pada 1 Mei 2022. Dengan adanya dua fenomena ini, Observatorium Bosscha menyiarkan secara langsung fenomena konjungsi tersebut melalui kanal YouTube. Staf peneliti Yatny Yulianty dan Muhammad Yusuf mengajak pemirsa untuk ikut menikmati pemandangan planet-planet melalui teleskop yang berada di Observatorium Bosscha.

Aktivitas Jumat, 20 Mei 2022

Rangkaian Pengamatan Hilal Ramadhan dan Syawal 1443H

Menjelang Ramadhan dan Syawal 1443 H/2022 M, Observatorium Bosscha melakukan pengamatan bulan sabit muda sebagai penanda bergantinya bulan Hijriyah atau yang sering dikenal sebagai hilal. Pengamatan bulan sabit muda ini tidak hanya diamati pada bulan tertentu saja, melainkan pada hampir setiap bulan. Pengamatan ditujukan untuk meneliti ambang batas visibilitas sabit bulan yang dapat dideteksi instrumen pengamatan. Selain itu, pengamatan pun ditujukan untuk mengambil data metode rukyatul hilal, terutama sebagai masukan pemerintah terkait dalam penentuan dimulainya bulan Ramadhan dan Syawal.

Aktivitas Selasa, 17 Mei 2022

UNDANGAN KOLOKIUM: Menyambut Okultasi Pluto 1 Juni 2022

Observatorium Bosscha mengundang Bapak dan Ibu untuk hadir dalam kolokium Observatorium Bosscha yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 18 Mei 2022, pukul 13:30 WIB. Dengan pembicara Agus Triono P. J., M.Si (staf peneliti Observatorium Bosscha) dengan judul "Menyambut Okultasi Pluto 1 Juni 2022".

Newsletter Senin, 16 Mei 2022

Newsletter Edisi 05: April - Juni 2022

Fenomena ekuinoks Matahari terjadi karena gerak semu Matahari jika dilihat dari permukaan Bumi. Meski terjadi secara rutin setiap tahun, fenomena ini sering dikaitkan dengan kabar bohong mengenai dampaknya pada manusia di Bumi. Hal ini kontras dengan apa yang terjadi sebenarnya dari sudut pandang astronomi, maupun sikap manusia yang sebenarnya merayakan ekuinoks dalam berbagai kebudayaan.

Rilis Pers Rabu, 27 April 2022

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Syawal 1443H/2022M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Setiap tahunnya, Observatorium Bosscha menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Observatorium Bosscha akan menyelenggarakan pengamatan bulan sabit pada tanggal 1 Mei 2022 yang merupakan penanda beralihnya bulan Ramadhan ke bulan Syawal 1443 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang pada tanggal 28 April hingga 1 Mei 2022 dari pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.

Rilis Pers Kamis, 31 Maret 2022

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Ramadhan 1443H/2022M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Observatorium Bosscha setiap tahunnya menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Pada tanggal 1 April 2022 akan diselenggarakan pengamatan bulan sabit yang merupakan penanda beralihnya bulan Sya'ban ke bulan Ramadhan 1443 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang pada tanggal 29 Maret hingga 2 April 2022 sejak pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat

Aktivitas Jumat, 18 Februari 2022

Workshop Digitisasi Pelat Fotografi

Dalam upaya preservasi dan mengoptimalkan pemanfaatan data pengamatan astronomi dalam media pelat fotografi, Observatorium Bosscha telah mengupayakan digitalisasi pelat fotografi sejak tahun 2015. Pada 17 dan 18 Februari 2022, observatorium Bosscha menyelenggarakan kegiatan workshop terkait program digitisasi pelat fotografi.

Aktivitas Jumat, 4 Februari 2022

Kolokium Prodi Astronomi 2022

Pada 28 Januari dan 4 Februari 2022, Observatorium Bosscha berkesempatan untuk mengisi kolokium yang diselenggarakan oleh Prodi Astronomi ITB. Dua kolokium pertama Prodi Astronomi di tahun 2022 ini dimanfaatkan oleh Observatorium Bosscha untuk menyampaikan kegiatan-kegiatan penelitian dan penjangkauan masyarakat yang sedang berjalan dan akan dilaksanakan pada tahun 2022.

Aktivitas Kamis, 27 Januari 2022

Penetapan Cagar Budaya Kabupaten Bandung Barat

Pada 27 Januari 2022, Observatorium Bosscha, FMIPA ITB menerima penyerahan SK Penetapan Cagar Budaya dalam wilayah Kabupaten Bandung Barat. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Bandung Barat 188.45/Kep.731-Disparbud/2021 dan diserahkan oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Usup Suherman, S.Sn. M.Si., yang diterima oleh Kepala Obs. Bosscha, Dr. Premana Premadi. Penyerahan ini turut disaksikan oleh perwakilan dari FMIPA ITB, Dr. Wahyu Hidayat, aparatur pemerintahan desa setempat, serta perwakilan Kepolisian Sektor (Polsek) Lembang.

Newsletter Sabtu, 8 Januari 2022

Newsletter Edisi 04: Januari - Maret 2022

Kisah keberhasilan dan tantangan dalam meluncurkan James Webb Space Telescope (JWST). Sebagai teleskop gelombang inframerah paling kuat yang pernah ada, JWST menawarkan potensi untuk mengamati benda yang jauh dan terbebas dari gangguan serapan debu. Potensi itulah yang membuatnya diharapkan dapat menyibak misteri benda-benda langit pada saat usia alam semesta masih sangat muda, dalam skala kosmik.

Aktivitas Jumat, 31 Desember 2021

Crash Course on Python for Scientific Computing 2022

Astronomi saat ini berkembang dengan fasilitas baru yang tersebar di seluruh dunia. Produk dari fasilitas tersebut adalah data yang tersedia secara luas dan meningkat baik jumlah maupun ukurannya. Hal ini menjadikan astronomi sebagai salah satu ilmu dasar yang memiliki komitmen untuk menggabungkan berbagai disiplin ilmu untuk menanganinya, salah satunya adalah komputasi. Observatorium Bosscha, sebagai salah satu lembaga penelitian astronomi di Indonesia, memulai langkah kecil dengan mengadakan pelatihan kilat Python. Pelatihan ini bertujuan sebagai pengenalan Python dan aplikasinya dalam pengolahan data astronomi.

Newsletter Jumat, 8 Oktober 2021

Newsletter Edisi 03: Oktober - Desember 2021

Kisah kesabaran manusia lintas generasi dalam memantau perubahan yang teramati pada benda-benda-benda langit. Kesabaran , yang didampingi dengan keingintahuan dan kegigihan, terbayarkan ketika ditemukannya sebuah benda langit yang kecerlangannya mendadak naik drastis.

Rilis Pers covid-19 Selasa, 3 Agustus 2021

PRESS RELEASE Bosscha Tutup terkait COVID-19 2 Agustus 2021

Observatorium Bosscha senantiasa mementingkan keselamatan dan kesehatan pengunjung, staf, maupun seluruh warga sekitar kawasan Observatorium Bosscha. Dengan mempertimbangkan status pandemi COVID-19 serta penyebaran virus yang masih memperlihatkan peningkatan di Indonesia dan khususnya di kawasan Bandung Raya, Observatorium Bosscha memperpanjang penutupan kunjungan dan acara publik tatap muka hingga 9 Januari 2022. Tim Komunikasi, Pendidikan & Penjangkauan Publik Observatorium Bosscha telah menanggapi pandemi COVID-19 dengan menciptakan berbagai pengalaman belajar virtual untuk orang tua, guru, siswa dan masyarakat umum.

Aktivitas Selasa, 15 Juni 2021

UNDANGAN KOLOKIUM: Membangun Sistem Sensor Cuaca di Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha mengundang Bapak dan Ibu untuk hadir dalam kolokium Observatorium Bosscha yang akan diselenggarakan pada hari Senin, 21 Juni 2021, pukul 13:00 – 15:00 WIB. Dengan pembicara Muhammad Yusuf, S.Si (staf peneliti Observatorium Bosscha) dan Chornelis J. B. Anin (mahasiswa magister Program Studi Astronomi ITB) dengan judul “Membangun Sistem Sensor Cuaca di Observatorium Bosscha“.

Rilis Pers Senin, 24 Mei 2021

PRESS RELEASE Gerhana Bulan Total 2021

Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau sepenuhnya piringan Bulan tidak terkena cahaya Matahari karena terhalang oleh Bumi. Pada saat itu, Matahari, Bumi, dan Bulan hampir berada pada satu garis lurus. Umumnya, dalam satu tahun terjadi dua hingga tiga kali gerhana Bulan. Pada tahun 2021, gerhana Bulan terjadi pada tanggal 26 Mei berupa Gerhana Bulan Total (GBT) dan 19 November berupa Gerhana Bulan Sebagian (GBS). Hanya Gerhana Bulan Total tanggal 26 Mei 2021 saja yang dapat teramati fase totalnya dari sebagian besar wilayah Indonesia. Observatorium Bosscha melakukan pengamatan GBT 26 Mei 2021. Pelaksanaan Pengamatan Virtual Langit Malam (PVLM) episode kedua dipaskan dengan peristiwa astronomis istimewa ini. Pengamatan kali ini berkolaborasi dengan Universitas Nusa Cendana (UNDANA), Komunitas Pecinta Langit Timor, dan astronom amatir dari Kupang

Aktivitas Rabu, 12 Mei 2021

Hasil Pengamatan Hilal Syawal 1442 H/2021 M

Animasi berikut merupakan rangkaian citra hilal (sabit muda) yang diambil pada tanggal 12 Mei 2021 pukul 09:20 - 09:27 WIB di Observatorium Bosscha. Sabit yang sangat tipis ini memiliki elongasi atau jarak sudut dari Matahari hanya sebesar 4 derajat 7 menit. Pada saat gambar ini diambil umur bulan baru berusia 7 jam 20 menit

Rilis Pers Sabtu, 8 Mei 2021

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Syawal 1442H/2021M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Observatorium Bosscha setiap tahunnya menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Pada tanggal 12 Mei 2021 akan diselenggarakan pengamatan bulan sabit yang merupakan penanda beralihnya bulan Ramadhan ke bulan Syawal 1442 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang pada tanggal 10, 11, dan 12 Mei 2021 sejak pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat

Aktivitas Selasa, 20 April 2021

Pengamatan Virtual Langit Malam 2021

Program Pengamatan Virtual Langit Malam 2020 dipenuhi dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh penikmat astronomi di Indonesia. Sehubungan dengan masih belum dibukanya kunjungan ke situs observatorium, Observatorium Bosscha kembali menyediakan program pengamatan virtual langit malam.

Rilis Pers Senin, 5 April 2021

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Ramadhan 1442H/2021M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Observatorium Bosscha setiap tahunnya menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Pada tanggal 12 April 2021 akan diselenggarakan pengamatan bulan sabit yang merupakan penanda beralihnya bulan Sya’ban ke bulan Ramadhan 1442 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang pada tanggal 10, 11, dan 12 April 2021 sejak pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.

Rilis Pers covid-19 Selasa, 29 Desember 2020

PRESS RELEASE Bosscha Tutup terkait COVID-19 Tahun 2021

Observatorium Bosscha senantiasa mementingkan keselamatan dan kesehatan pengunjung, staf, maupun seluruh warga sekitar kawasan Observatorium Bosscha. Dengan mempertimbangkan status pandemi COVID-19 serta penyebaran virus yang masih memperlihatkan peningkatan di Indonesia dan khususnya di kawasan Bandung Raya. Observatorium Bosscha memperpanjang penutupan kunjungan dan acara publik tatap muka hingga setidaknya 31 Juli 2021. Tim Komunikasi, Pendidikan & Penjangkauan Publik Observatorium Bosscha telah menanggapi pandemi COVID-19 dengan menciptakan berbagai pengalaman virtual untuk orang tua, guru, siswa dan masyarakat umum.

Rilis Pers hilal observasi Kamis, 16 Juli 2020

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Dzulhijjah 1441 H/2020 M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Observatorium Bosscha setiap tahunnya menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Dzulhijjah bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Akan diselenggarakan pengamatan bulan sabit pada tanggal 21 Juli 2020 yang merupakan penanda beralihnya bulan Dzulkaidah ke bulan Dzulhijjah 1441 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang pada tanggal 20 dan 21 Juli 2020 dari pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.

Rilis Pers hilal observasi Jumat, 15 Mei 2020

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Syawal 1441 H/2020 M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Observatorium Bosscha setiap tahunnya menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Akan diselenggarakan pengamatan bulan sabit pada tanggal 22 Mei 2020 yang merupakan penanda beralihnya bulan Ramadhan ke bulan Syawal 1441 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang pada tanggal 22 dan 23 Mei 2020 dari pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.

Rilis Pers hilal observasi Rabu, 22 April 2020

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Ramadhan 1441 H/2020 M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Observatorium Bosscha setiap tahunnya menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Akan diselenggarakan pengamatan bulan sabit pada tanggal 23 April 2020 yang merupakan penanda beralihnya bulan Syaban ke bulan Ramadhan 1441 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang pada tanggal 23 April 2020 dari pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.

Aktivitas Sabtu, 16 November 2019

Festival Anak Bertanya 2019

Festival Anak Bertanya merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Mitra Anak Bertanya dan Direktorat Olahraga dan Sabuga ITB dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Yang berbeda dari Festival Anak Bertanya tahun ini adalah bekerja sama dengan Planet Sains sehingga menjadi Festival Anak Bertanya dan Festival Planet Sains. Tim dari Observatorium Bosscha berada di Sasana Budaya Ganesha untuk melakukan suatu misi. Tim yang beranggotakan 13 mahasiswa Astronomi ITB ini siap untuk mengomunikasikan astronomi kepada publik terutama anak-anak di Festival Anak Bertanya (FAB) 2019 yang diselenggarakan pada Minggu, 28 Juli 2019.

Aktivitas Jumat, 15 November 2019

Astro Day in Schools

Tahun 2019 merupakan tahun ke-100 berdirinya IAU (International Astronomical Union) atau Persatuan Astronomi Internasional. Dalam rangka merayakan 100 tahun lompatan besar yang terjadi dan pencapaian dalam perkembangan ilmu pengetahuan astronomi untuk dunia, IAU menggalang berbagai program yang dapat dikerjakan oleh seluruh komunitas astronomi, baik professional maupun para pencinta dan penggiat astronomi untuk masyarakat dunia. Salah satu proyek inisiatif global IAU adalah “Astronomy Day in Schools” atau Hari Astronomi di Sekolah dengan visi memobilisasi komunitas astronomi untuk mengatur kegiatan di sekolah. Ini adalah kesempatan khusus bagi siswa untuk berinteraksi dan terlibat langsung dengan para astronom di komunitas mereka, dan untuk belajar tentang peran penting astronomi dalam kehidupan kita.

Aktivitas Kamis, 17 Oktober 2019

Kunjungan Dr. Hakeem Oluseyi, 'Stargazer at Heart'

Pada hari Rabu, 2 Oktober 2019 yang lalu, Observatorium Bosscha mendapatkan kehormatan dikunjungi Dr. Hakeem Oluseyi dari Amerika Serikat. Dr. Oluseyi adalah profesor riset terkemuka di bidang aerospace, fisika, dan space science di Universitas George Mason. Sebelum posisinya saat ini, ia mengajar di Institut Teknologi Florida dan ditugaskan di NASA sebagai Manajer Pendidikan Sains Ruang Angkasa untuk Misi Sains mereka. Dia juga seorang komunikator yang produktif di bidang sains maju melalui acara televisi dan menjadi pembicara TedX.

Aktivitas Jumat, 20 September 2019

Telah ditemukan eksoplanet dengan kandungan air untuk pertama kalinya!

Hingga hari ini astronom sudah menemukan kira-kira 4000-an planet yang mengobit bintang-bintang lain, planet-planet ini disebut planet ekstrasolar atau eksoplanet. Pada umumnya, sebagian besar planet tersebut bukan tempat yang ramah untuk kehidupan, umumnya memiliki atmosfer yang eksotik hingga temperatur yang ekstrim. Akankah ada kehidupan di planet-planet tersebut? Astronom mulai menjawab pertanyaan ini dengan mendeteksi keberadaan elemen yang paling penting bagi keberadaan kehidupan seperti yang kita ketahui, yaitu air. Untuk pertama kalinya, beberapa hari silam ilmuwan mengumumkan penemuan eksoplanet dengan kandungan uap air di atmosfernya.

Aktivitas Selasa, 17 September 2019

Komet C/2019 Q4, Tamu dari Luar Tata Surya

Setelah Oumuamua, batuan dari luar Tata Surya yang terlihat ‘mengunjungi’ sistem Tata Surya pada Oktober 2017, kini astronom berpikir mereka telah menemukan batuan ‘asing’ lainnya berkeliaran di ruang antara bintang-bintang bergerak mendekati Tata Surya kita. Tapi kali ini, kunjungan ini mungkin akan lebih lama, menawarkan peluang ilmiah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Objek yang ditemukan oleh astronom amatir Ukraina, Gennady Borisov pada 30 Agustus 2019 lalu sudah dikonfirmasi oleh Minor Planet Center-NASA sebagai sebuah komet dan diberi nama C/2019 Q4 atau Komet Borisov.

Rilis Pers Jumat, 30 Agustus 2019

Pengamatan Hilal Menjelang Muharram 1441 H/2019 M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha melaksanakan kegiatan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Pengamatan pada tanggal 31 Agustus 2019 merupakan pengamatan bulan sabit penanda beralihnya bulan Dzulhijjah 1440 H ke bulan Muharram 1441 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 31 Agustus 2019. Kegiatan pengamatan dimulai dari pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.

Aktivitas Senin, 5 Agustus 2019

Informasi Seputar Erupsi Gunung Tangkuban Parahu

Terkait dengan berita erupsi gunung Tangkuban Parahu, diharapkan kepada para pengunjung maupun calon pengunjung Observatorium Bosscha untuk sejenak membaca dan mengecek segala berita yang beredar di media massa maupun media sosial serta membandingkannya dengan rilis resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Aktivitas Rabu, 17 Juli 2019

Open House Observatorium Bosscha 13 Juli 2019

Kegiatan Open House merupakan kegiatan rutin tahunan yang membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin berkunjung dan mengikuti beragam aktivitas yang disediakan oleh observatorium. Open House kali ini mengangkat tema Perayaan 50 Tahun Pendaratan Manusia di Bulan. Tahun 2019 memang cukup istimewa bagi komunitas astronomi di bunia, karena ada begitu banyak perhelatan astronomi yang digalakkan oleh IAU untuk dilaksanakan secara global. Salah satu agenda yang diusung IAU adalah On the Moon Again, sebuah gerakan global yang mengajak seluruh masyarakat dunia bersama-sama mengamati Bulan pada tanggal 12 dan 13 Juli.

Aktivitas gerhana Selasa, 16 Juli 2019

Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 17 Juli 2019

Gerhana Bulan Sebagian 17 Juli 2019 akan terlihat hampir di seluruh bagian Bumi, yaitu di Amerika bagian Selatan, Eropa, Afrika, Asia dan Australia. Wilayah Indonesia akan mengamati Gerhana Bulan Sebagian pada saat Bulan akan terbenam. Gerhana Bulan kali ini berlangsung selama 5 jam 33 menit 43 detik. Untuk Wilayah Indonesia Bagian Barat, gerhana terjadi mulai pukul 01:42:06 WIB dan berakhir pukul 07:19:30 WIB, dimana gerhana sudah tidak dapat diamati karena Bulan sudah terbenam. Pada saat Gerhana Bulan Sebagian berlangsung, selama 2 jam 57 menit 56 detik, sekitar 60% permukaan Bulan akan berada dalam bayang-bayang Bumi. Berikut waktu terjadinya Gerhana Bulan Sebagian di Wilayah Indonesia.

Rilis Pers hilal observasi Kamis, 30 Mei 2019

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Syawal 1440 H/2019 M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang Astronomi, Observatorium Bosscha melaksanakan kegiatan pengamatan bulan sabit muda hampir setiap bulannya. Pada awal bulan Juni 2019, kita akan memasuki peralihan dari Bulan Ramadhan ke Bulan Syawal 1440 H dalam sistem kalender Hijriyah. Hilal dipastikan akan amat sulit diamati di Observatorium Bosscha sehingga Observatorium Bosscha memutuskan untuk tidak melakukan pengamatan hilal menjelang Bulan Syawal 1440 H.

Aktivitas Minggu, 26 Mei 2019

Pengumuman Kolokium

Observatorium Bosscha mengundang Bapak dan Ibu untuk hadir dalam kolokium Observatorium Bosscha yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 29 Mei 2019, pukul 10:00 – 11:30 WIB. Dengan pembicara Dr. Anton Timur Jaelani dengan judul “Challenges in Finding Gravitational Lenses in Current and Future Large Scale Surveys”.

Rilis Pers hilal observasi Kamis, 25 April 2019

PRESS RELEASE Pengamatan Hilal Jelang Ramadhan 1440 H/2019 M

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha melaksanakan kegiatan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Pengamatan pada tanggal 5 Mei 2019 merupakan pengamatan bulan sabit penanda beralihnya bulan Syaban ke bulan Ramadhan 1440 H. Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang dan di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 5 Mei 2019. Kegiatan pengamatan di dua tempat tersebut dimulai dari pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.

Aktivitas Seminar Kamis, 14 Maret 2019

Liputan Sarasehan Pengamatan Hilal Rajab 1440 H dan Sosialisasi 'Dark Sky Preservation'

Sekitar satu minggu yang lalu, tepatnya hari Kamis 7 Maret 2019, Observatorium Bosscha menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Sarasehan Pengamatan Hilal Rajab 1440 H dan Sosialisasi Dark Sky Preservation. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 40 orang yang berasal dari berbagai kalangan. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun pemahaman publik terkait hilal dan deteksi hilal. Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu bangunan di kompleks Observatorium Bosscha, yakni di Wisma Kerkhoven. Peserta mendengarkan paparan mengenai Dark Sky Preservation yang dibawakan oleh Direktur Observatorium Bosscha, Ibu Premana W. Premadi, Ph. D. Diskusi pun berlanjut ke bahasan mengenai Filosofi Hilal dan Pentingnya Pengamatan Hilal yang Berkualitas yang disampaikan oleh salah satu Dosen Astronomi ITB, Dr. Moedji Raharto.

Aktivitas Kamis, 7 Februari 2019

Crash Course on Python for Scientific Computing

Dunia Astronomi saat ini semakin berkembang dengan adanya fasilitas-fasilitas baru di seluruh dunia. Produk dari fasilitas-fasilitas ini adalah data, sehingga terjadi peningkatan data, baik secara kuantitas maupun ukuran. Hal ini menjadikan Astronomi sebagai salah satu ilmu dasar yang punya komitmen meleburkan berbagai disiplin ilmu, salah satunya adalah komputasi. Bahasa pemrograman sudah menjadi sesuatu yang wajib ada, digunakan, dan dikenalkan sejak dini ke komunitas Astronomi. Observatorium Bosscha, sebagai salah satu institusi penelitian Astronomi di Indonesia, memulai langkah kecil dengan mengadakan pelatihan singkat (crash course) Python kepada staf peneliti, dosen, dan mahasiswa. Pelatihan ini bertujuan sebagai pengenalan Python dan aplikasinya pada pengolahan data astronomi.

Rilis Pers workshop Seminar Rabu, 26 Desember 2018

90 Tahun Teleskop Refraktor Ganda Zeiss Observatorium Bosscha

Pada tanggal 7 Juni 1928 Pimpinan (NISV), K.A.R. Bosscha secara resmi menyerahkan fasilitas pengamatan astronomi terbesar dan termodern di Asia berupa Teleskop Refractor Ganda buatan Zeiss kepada Nederlandsch Indische Sterrenkundige Vereeniging untuk dimanfaatkan bagi kepentingan pemajuan sains, terutama sains astronomi, dan untuk mengangkat peran ilmuwan di Nusantara. Sejak tahun 1951 Observatorium Bosscha menjadi bagian dari Institut Teknologi Bandung dan menjalankan amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan berbagai dukungan Observatorium Bosscha terus bekerja keras dalam menyumbangkan hasil pengamatan dan penelitian astronomi kepada pemajuan ilmu astronomi, menyelenggarakan pendidikan tertier astronomi di Indonesia, berinteraksi konstruktif dengan komunitas astronomi internasional, dan memberikan layanan pendidikan untuk masyarakat.

Aktivitas Senin, 15 Oktober 2018

Pelatihan Dasar Pengamatan dan Olah Data Hilal

Pada tanggal 13 – 14 Oktober 2018, Observatorium Bosscha mengadakan program pelatihan dasar pengamatan dan olah data hilal, yang ditujukan untuk civitas akademika Astronomi ITB. Program ini bertujuan untuk pengenalan dasar tentang hilal, prosedur pengamatan dan olah citra yang baik dan benar, dimulai dari konsep dasar di balik operasional teleskop, tahap persiapan, tahap pengamatan, sampai dengan tahap olah datanya. Peserta pelatihan berjumlah 15 orang, yang terdiri dari mahasiswa tingkat strata 1 (S1) dan strata 2 (S2).

Aktivitas Sabtu, 28 Juli 2018

Pengamatan Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018

Menyambut datangnya Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018, tim Observatorium Bosscha melakukan serangkaian kegiatan, baik itu penelitian maupun astrofotografi. Pada laman ini disajikan timelapse foto Bulan yang memperlihatkan proses terjadinya Gerhana Bulan Total dari fase ke fase.

Aktivitas exoplanet Kamis, 17 November 2016

Pengamatan Transit Eksoplanet WASP-74b

Salah satu kegiatan yang dilakukan di Observatorium Bosscha adalah mencari eksoplanet baru dan juga melakukan konfirmasi adanya eksoplanet. Kali ini akan dipaparkan salah satu hasil pengamatan transit eksoplanet WASP-74 b di Observatorium Bosscha. Pengamatan eksoplanet WASP-74 b dilakukan menggunakan teleskop Planewave CDK 14″ (~36 cm) f/7.2 dan detektor (CCD) FLI Proline 11002.

Aktivitas Jumat, 23 September 2016

Pengamatan Spektroskopi Nova Sgr 2015 No. 2 di Observatorium Bosscha

Nova merupakan salah satu fenomena ledakan bintang yang menarik untuk dipelajari terutama melalui pengamatan spektroskopi. Nova Sgr 2015 No.2 (V5668 Sgr), pertama kali ditemukan oleh John Seach (Chatsworth Island, NSW, Australia) pada bulan Maret 2015. Nova ini juga berhasil diamati pada tanggal 12 Juni, 23 Juni, dan 15 Agustus 2015 dengan menggunakan spektrograf NEO-R1000 yang dipasang pada teleskop Celestron C-11 di Observatorium Bosscha. Dari hasil pengamatan di Observatorium Bosscha diperoleh tiga buah spektrum nova yang menunjukan adanya perubahan bentuk spektrum. Perubahan spektrum dan pergeseran puncak garis emisi dapat menjadi petunjuk perubahan fisis dan dinamika selubung nova (suatu lapisan gas bintang terluar yang menyelubungi sisa ledakan bintang).

Aktivitas teleskop Selasa, 5 Januari 2016

Mengingat Kembali Sejarah Teleskop Schmidt Bima Sakti

Di tahun 1954, pemerintah Indonesia seharusnya menandatangani kontrak pembuatan mounting teleskop dengan Rademakers. Namun hal ini tertunda hingga Juni 1956 karena dua pejabat Indonesia yang seharusnya menandatangani kontrak sedang berseteru dan tidak bertegur sapa sehingga kontrak ditandatangani secara terpisah. Pembangunan mounting akhirnya dapat dimulai tahun 1957 dan selesai bulan Maret 1958. Teleskop ini diberi nama Bima Sakti oleh van Albada, karena penggunaan utama teleskop ini adalah untuk meneliti galaksi Bima Sakti. Kehadiran teleskop Bima Sakti membawa harapan besar untuk dapat lebih mengeksplorasi galaksi Bima Sakti, mengingat kondisi geografis Observatorium Bosscha.

Ke Atas