Hasil Pengamatan Menjelang Muharram 1444 H/2022 M

Jumat, 29 Juli 2022

Dalam rangkaian pengamatan hilal menjelang Muharram 1444 H, Observatorium Bosscha telah bersiap sejak Rabu, 27 Juli 2022. Pengamatan ini dilakukan sepanjang siang dan malam hingga tanggal 29 Juli 2022, untuk memastikan teleskop mengarah ke titik yang sesuai di langit.

Pada Kamis, 28 Juli 2022, cuaca pagi yang cerah turut mendukung pengamatan Bulan. Saat pukul 09.18 WIB, Tim Pengamat Hilal berhasil mendapatkan citra sabit bulan tua Dzulhijjah (Gambar 1). Sayangnya cuaca memburuk dengan langit berawan pada pukul 09.31 WIB hingga matahari terbenam.

Gambar 1. Sabit bulan sekitar 15,7 jam sebelum konjungsi (ijtima'), dengan elongasi Bulan-Matahari sekitar 8,5 derajat dan iluminasi bulan 0,6%.
Gambar 1. Sabit bulan sekitar 15,7 jam sebelum konjungsi (ijtima’), dengan elongasi Bulan-Matahari sekitar 8,5 derajat dan iluminasi bulan 0,6%.

Keesokannya, 29 Juli 2022, karena konjungsi berlangsung pada dini hari pukul 00.55 WIB, tim pengamat menyetel kembali teleskop sepagi mungkin. Setelah matahari terbit, langit cukup cerah meski masih diselingi awan yang berarak. Kemudian Bulan sesekali terhalang awan hingga pukul 13.16 WIB. Selanjutnya langit cenderung berawan dan sering menghalangi Bulan. Setelah matahari terbenam, Bulan tidak teramati karena awan tebal di ufuk barat. Meski begitu, pengamatan dilanjutkan hingga bulan terbenam pada pukul 18.23 WIB. Hari ini, tim berhasil mendapatkan beberapa citra sabit bulan muda (Gambar 2, Gambar 3, Gambar 4, Gambar 5).

Gambar 2. Citra sabit bulan muda 29 Juli 2022 pukul 09.58 WIB.
Gambar 2. Citra sabit bulan muda 29 Juli 2022 pukul 09.58 WIB.
Gambar 3. Citra sabit bulan muda 29 Juli 2022 pukul 10.19 WIB.
Gambar 3. Citra sabit bulan muda 29 Juli 2022 pukul 10.19 WIB.
Gambar 4. Citra sabit bulan muda 29 Juli 2022 pukul 11.09 WIB.
Gambar 4. Citra sabit bulan muda 29 Juli 2022 pukul 11.09 WIB.
Gambar 5. Citra sabit bulan muda 29 Juli 2022 pukul 13.13 WIB.
Gambar 5. Citra sabit bulan muda 29 Juli 2022 pukul 13.13 WIB.

Teleskop refraktor berdiameter 106 mm yang digunakan untuk pengamatan ini dilengkapi dengan baffle, yaitu instrumen untuk mengurangi cahaya matahari yang masuk ke teleskop. Penumpukan citra hingga ratusan citra pun dilakukan agar menghasilkan citra sabit bulan yang kontras dari langit.

Observatorium Bosscha telah mengeluarkan press release Pengamatan Hilal Muharram 1444 H yang di dalamnya terlampir data pengamatan hilal sebagai referensi.

2 menit untuk membaca
Bagikan laman ini:
Ke Atas