Rekor baru bulan sabit paling tipis yang diamati di Observatorium Bosscha

bulan sabit tua dan muda

Pada hari Selasa, 16 Juni 2015, Observatorium Bosscha berhasil mengamati bulan sabit yang sangat tipis di pagi dan siang hari. Namun karena saat itu belum terjadi konjungsi (konjungsi baru terjadi 16 Juni 2015 jam 21.05), maka sabit bulan ini adalah bulan sabit tua, bukan hilal. Secara definisi, hilal adalah bulan sabit pertama yang teramati setelah terjadi konjungsi.

Foto ini sekaligus menjadi rekor bulan sabit paling tipis yang diamati oleh pengamat Observatorium Bosscha, yakni saat bulan berjarak kurang dari 6,5 derajat dari matahari. Sayangnya, pengamatan harus berhenti karena terkendala langit yang berawan.

Hilal penentu awal Ramadhan 1436 H (2015) teramati dari Observatorium Bosscha hari Rabu, 17 Juni 2015. Sejak pagi hari pukul 8.35, bulan sabit dapat teramati hingga sore hari jam 17.37 wib (gambar yang ditampilkan terakhir jam 17.32 karena merupakan foto bulan paling tajam). Setelahnya, pengamat terkendala listrik yang tiba-tiba padam sehingga pengamatan terhenti.

Pengamat: M. Yusuf, Agus Triono PJ, Zainuddin MA,dkk
Teleskop: William Optic Zenithstar 66 SD (diameter 66 mm, fokus 388 mm)
Kamera: Imaging Source DMK 41AU02.AS
Filter: Bessel I
Setiap foto telah mengalami olah citra dan penggabungan (stacking) puluhan gambar untuk mendapatkan sabit bulan yang tajam dan jelas.

You may also like...

%d bloggers like this: