Bosscha Observatory - Institut Teknologi Bandung


Sabtu Malam tanggal 10 Desember 2011: Gerhana Bulan Total 53 menit
Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011 atau disingkat GBT Desember 2011, karena GBT itu berlangsung pada pertengahan bulan Muharram 1433 H maka dapat disebut GBT Muharram 1433.  GBT Muharram 1433/GBT Desember 2011 diawali dengan momen gerhana Penumbra pada jam 18:34 wib kemudian disusul dengan momen gerhana Umbra pada jam 19:45 wib – jam 23: 18 wib, kemudian momen gerhana penumbra berakhir pada tanggal 11 Desember 2011 jam 00:30 wib. Momen gerhana Bulan Total berlangsung selama 53 menit, mulai jam 21:05 wib hingga jam 21:58 wib. Puncak gerhana Bulan Total berlangsung pada jam 21:32 wib, sekitar 5 menit sebelum momen Bulan Purnama berlangsung pada tanggal 10 Desember 2011 pada  jam 21:37 wib.  GBT Desember 2011/GBT Muharram 1433 selain dapat disaksikan di wilayah Indonesia,  juga dapat disaksikan di kawasan negera – negara Asean, Australia, Jepang, Cina, Rusia, Eropa, India, Pakistan, Banggaladesh, Asia Tengah Iran, Afganistan, Mekah dan negeri – negeri kawasan Timur Tengah, Afrika kecuali Afrika Timur dan Amerika Serikat dan Canada.

Gerhana Bulan tidak berbahaya bila dilihat langsung dengan mata bugil, dengan teleskop atau binokuler/kijker. Bagi yang ingin menyaksikan GBT; pada saat maghrib kedudukan Bulan masih di belahan langit timur, baru beberapa menit setelah terbit. Pastikan bahwa lokasi arah langit 30 derajat dari titik timur ke arah Utara dari kaki langit hingga ketinggian 60 atau 70 derajat tidak terhalang gedung atau bukit atau pohon besar. Tinggi Bulan pada saat pertengahan GBT 10 Desember 2011 antara 40 derajat sampai 70 derajat, di Banda aceh misalnya tinggi Bulan pada momen pertengahan GBT sekitar 43 derajat, di Medan 45 derajat; di Padang 44 derajat; di Surabaya 50 derajat; di Jayapura 64 derajat; di Manado 64 derajat; di Bandung 46 derajat; di Makassar 55 derajat; di Denpasar 50 derajat; di Pontianak 52 derajat; di Palu 59 derajat; di Samarinda 57 derajat; di Jakarta 46 derajat; di Semarang 48 derajat; di Pakanbaru 46 derajat.

[ di Jambi 46 derajat;  di Palembang 46 derajat; di Bengkulu 44 derajat; di Lampung 45 derajat; Pangkal Pinang 48 derajat; Tanjung Pinang 49 derajat; Serang 45 derajat; Yogya 47 derajat; Mataram 50 derajat; Kupang 53 derajat; Palangkaraya 54 derajat; Banjarmasin 53 derajat; Manokwari 65 derajat; Ternate 65 derajat; Ambon 61 derajat; di Majene 57 derajat; Gorontalo 62 derajat; Kendari 58 derajat]

Lama GBT 10 Desember 2011 sekitar 53 menit, GBT terpendek abad 21 adalah GBT  4 April 2015  sekitar 5 menit dan terpanjang 27-28 Juli 2018 sekitar 104 menit.

Dr. Moedji Raharto
Ketua Kelompok Keahlian Astronomi
FMIPA ITB