Bosscha Observatory - Institut Teknologi Bandung


Laporan Hujan Meteor Eta Aquarids 2011

Dari pantauan sekitar jam 03.00 sampai 04.30 WIB, didapat sekitar 25 meteor yang terlihat. Hujan meteor saat ini diberi nama hujan meteor eta aquarids. Hujan meteor ini terjadi setiap tahun tiap awal bulan Mei. Dari Observatorium Bosscha sendiri tidak melakukan pengamatan secara khusus, hanya dua orang asisten yang kebetulan sedang standby, melihat cuaca cerah, mencoba memantau dan mengeluarkan kamera digital untuk mengabadikan momen ini. Angka 25 diatas merupakan jumlah kumulatif meteor yang berhasil dilihat oleh dua orang. Sebagai tambahan informasi, sejak sore hari, Observatorium Bosscha sudah diguyur hujan, tapi setelah tengah malam, langit mulai cerah.

Pengamatan hujan meteor tidak perlu menggunakan peralatan yang rumit dan kompleks. Mata kita sendiri sangat lebih dari canggih untuk mengamati kilatan cahaya meteor ini. Jika ada kamera yang memiliki medan pandang yang luas (seluruh langit lebih baik), bisa digunakan untuk mengabadikannya. Tapi sayang sekali tidak ada meteor yang masuk dalam frame kamera kami.

Hujan meteor semalam tidak terlihat dan terlokasi di radian saja tetapi lebih banyak menyebar. Lokasi radian berada di arah timur sedangkan terlihatnya meteor lebih banyak di atas, utara atau selatan. Arah meteor kebanyakan ke barat yang mengindikasikan kalau radian memang berada di timur. Selain itu ada juga meteor yang mengarah ke selatan atau ke utara tapi sangat jarang.

Berikut adalah salah satu dari hasil kamera kami semalam ketika sedang kami coba untuk arahkan ke pusat galaksi Bima Sakti. Disini tidak didapat meteor yang berhasil terekam, dikonfirmasi pula dengan pantauan mata telanjang pada arah ini. Dalam foto ini hanya foto bintang dan galaksi yang memanjang (trail) ke kanan bawah akibat rotasi bumi.

Deva Oktavian & Alfan Nasrulloh
Observatorium Bosscha
08 Mei 2011